Sabtu, 19 Maret 2011

Al-Faatihah

  1. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang 1. (QS. 1:1)
  2. Segala puji 2 bagi Allah, Rabb semesta alam 3, (QS. 1:2)
  3. Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. (QS. 1:3)
  4. Yang menguasai 4 hari pembalasan 5. (QS. 1:4)
  5. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah 6 dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan 7. (QS. 1:5)
  6. Tunjukilah 8 kami jalan yang lurus, (QS. 1:6)
  7. (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan ni'mat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat 9. (QS. 1:7)

More on 'surat-surat dalam al-quran'

Surat-surat Dalam Al Qur'an
:<>:<>:<>:

Jumlah surat yang terdapat dalam Al Qur'an ada 114;
nama-namanya dan batas-batas tiap-tiap surat, susunan ayat-ayatnya adalah menurut ketentuan yang ditetapkan dan diajarkan oleh Rasulullah sendiri (tauqifi).
Seba4an dari surat-surat Al Qur'an mempunyai satu nama dan sebagian yang lain mempunyai lebih dari satu nama.
Surat-surat yang ada dalam Al Qur'an ditinjau dari segi panjang dan pendeknya terbagi atas 4 bagian, yaitu:

-=¤) 1 (¤=-
ASSAB'UTHTHIWAAL
Dimaksudkan,
tujuh surat yang panjang
Yaitu: Al Baqarah, Ali Imran, An Nisaa', Al A'raaf, Al An'aam, Al Maa'idah dan Yunus

-=¤) 2 (¤=-
AL MIUUN
dimaksudkan
surat-surat yang berisi kira-kira seratus ayat lebih,
seperti: Hud, Yusuf, Mu'min dsb

-=¤) 3 (¤=-
AL MATSAANI
dimaksudkan
Surat-surat yang berisi kurang sedikit dari seravs ayat,
seperti: Al Anfaal, Al Hijr dsb

-=¤) 4 (¤=-
AL MUFASHSHAL
dimaksudkan
Surat-surat pendek,
seperti: Adh Dhuha, Al Ikhlash, An Nas dsb

<><><>

Minggu, 13 Maret 2011

Bolu Kukus Pandan Isi Pisang Ambon

Misalnya kue Bolu Kukus Pandan Isi Pisang Ambon, aroma pandannya semerbak memancing selera. Dengan perpaduan pisang ambon, tentu nikmatnya tidak diragukan lagi. Jika Anda ingin mencoba membuatnya, berikut ini kami berikan resepnya.
Bahan:3 buah pisang ambon
5 kuning telur
250 gram gula pasir
1 sdt cake emulsifier
250 gram tepung terigu protein sedang
300 ml santan
Esens pandan secukupnya
Pewarna makanan hijau secukupnya
175 gram margarin, lelehkan

bolu-kukus-pandan1
 
Cara Membuat:Kocok telur, gula pasir, dan emulsifier sampai mengembang. Masukkan
tepung terigu sedikit demi sedikit. Tambahkan esense pandan dan pewarna
hijau secukupnya. Aduk sampai tercampur rata.

Tuang margarin cair sedikit demi sedikit. Masukkan pisang ambon. Aduk
sampai rata.

Masukkan adonan ke dalam loyang yang sudah diolesi mentega dan ditaburi
terigu. Kukus selama ± 30 menit. Angkat.

Hasil 16 potong
Resep cake buah lainnya bisa Anda dapatkan secara lengkap di buku "Kreasi Kue dan Cake Buah " terbitan DEMEDIA. Di dalam buku ini dibahas secara praktis pembuatan aneka kue dan cake dari buah, mulai dari  cake apel kayu manis, cake buah ceri, cake buah gulung, cake cokelat stroberi ketan kukus, cake durian montong, cake kurma lapis moka, cake manisan buah campur, cake pisang, cokelat kukus, cocktail cake, cup cake stroberi, cup cake pisang keju, fruity brownies kukus, lemon cake, hingga talam kelapa muda

Mempelajari Cara Kerja Mesin Frais atau Mesin Milling serta Mengetahui Cara Penggunaan dan Fungsinya


Pengerjaan logam dalam dunia manufacturing ada beberapa macam, mulai dari pengerjaan panas, pengerjaan dingin hingga pengerjaan logam secara mekanis.

Pengerjaan mekanis logam biasanya digunakan untuk pengerjaan lanjutan maupun pengerjaan finishing, sehingga dalam pengerjaan mekanis dikenal beberapa prinsip pengerjaan, salah satunya adalah pengerjaan perataan permukaan dengan menggunakan mesin Frais atau biasa juga disebut mesin Milling.

Mesin milling adalah mesin yang paling mampu melakukan banyak tugas bila dibandingkan dengan mesin perkakas yang lain. Hal ini disebabkan karena selain mampu memesin permukaan datar maupun berlekuk dengan penyelesaian dan ketelitian istimewa, juga berguna untuk menghaluskan atau meratakan benda kerja sesuai dengan dimensi yang dikehendaki.

Mesin milling dapat menghasilkan permukaan bidang rata yang cukup halus, tetapi proses ini membutuhkan pelumas berupa oli yang berguna untuk pendingin mata milling agar tidak cepat aus.

Proses milling adalah proses yang menghasilkan chips (beram). Milling menghasilkan permukaan yang datar atau berbentuk profil pada ukuran yang ditentukan dan kehalusan atau kualitas permukaan yang ditentukan.

Proses kerja pada pengerjaan dengan mesin milling dimulai dengan mencekam benda kerja (gambar 1), kemudian dilanjutkan dengan pemotongan dengan alat potong yang disebut cutter (gambar 2), dan akhirnya benda kerja akan berubah ukuran maupun bentuknya (gambar 3).

Prinsip kerja mesin milling

Tenaga untuk pemotongan berasal dari energi listrik yang diubah menjadi gerak utama oleh sebuah motor listrik, selanjutnya gerakan utama tersebut akan diteruskan melalui suatu transmisi untuk menghasilkan gerakan putar pada spindel mesin milling.

Spindel mesin milling adalah bagian dari sistem utama mesin milling yang bertugas untuk memegang dan memutar cutter hingga menghasilkan putaran atau gerakan pemotongan.

Gerakan pemotongan pada cutter jika dikenakan pada benda kerja yang telah dicekam maka akan terjadi gesekan/tabrakan sehingga akan menghasilkan pemotongan pada bagian benda kerja, hal ini dapat terjadi karena material penyusun cutter mempunyai kekerasan diatas kekerasan benda kerja.
Jenis-jenis mesin milling

Penggolongan mesin milling menurut jenisnya penamaannya disesuaikan dengan posisi spindel utamanya dan fungsi pembuatan produknya, ada beberapa jenis mesin milling dalam dunia manufacturing antara lain:

1. Mesin Milling Horizontal

Mesin milling jenis ini mempunyai pemasangan spindel dengan arah horizontal dan digunakan untuk melakukan pemotongan benda kerja dengan arah mendatar.

2. Mesin Milling Vertikal

Kebalikan dengan mesin milling horizontal, pada mesin milling ini pemasangan spindel-nya pada kepala mesin adalah vertikal, pada mesin milling jenis ini ada beberapa macam menurut tipe kepalanya, ada tipe kepala tetap, tipe kepala yang dapat dimiringkan dan type kepala bergerak. Kombinasi dari dua type kepala ini dapat digunakan untuk membuat variasi pengerjaan pengefraisan dengan sudut tertentu.

3. Mesin Milling Universal

Mesin milling ini mempunyai fungsi bermacam-macam sesuai dengan prinsipnya, seperti :

a. Frais muka

b. Frais spiral

c. Frais datar

d. Pemotongan roda gigi

e. Pengeboran

f. Reaming

g. Boring

h. Pembuatan celah

4. Plano Milling

Untuk benda kerja yang besar dan berat.

5. Surface Milling

Untuk produksi massal, kepala spindel dan cutter dinaikturunkan.

6. Tread Milling

Untuk pembuatan ulir.

7. Gear Milling

Untuk pembuatan roda gigi.

8. Copy Milling

Untuk pembuatan benda kerja yang mempunyai bentuk tidak beraturan.

Gerakan dalam mesin milling

Pekerjaan dengan mesin milling harus selalu mempunyai 3 gerakan kerja.

1. Gerakan Pemotongan

Sisi potong cutter yang dibuat berbentuk bulat dan berputar dengan pusat sumbu utama.

2. Gerakan Pemakanan

Benda kerja digerakkan sepanjang ukuran yang akan dipotong dan digerakkan mendatar searah gerakan yang dipunyai oleh alas.

3. Gerakan Penyetelan

Gerakan untuk mengatur posisi pemakanan, kedalaman pemakanan, dan pengembalian, untuk memungkinkan benda kerja masuk ke dalam sisi potong cutter, gerakan ini dapat juga disebut gerakan pengikatan


Bagian Utama Mesin Milling

Bagian utama mesin milling meliputi beberapa bagian seperti di belakang

Cutter

Type Cutter

Cutter pada mesin milling mempunyai bentuk silindris, berputar pada sumbunya dan dilengkapi dengan gigi melingkar yang seragam.

Keuntungan cutter dibanding dengan pahat bubut dan pahat ketam adalah setiap sisi potong dari pisau frais mengenai benda kerja hanya dalam waktu yang pendek pada proses pemotongan selama 1 putaran pisau frais dan pendinginannya pada waktu sisi potong mengenai benda kerja, maka hasilnya cutter frais akan lebih tahan lama.

Cutter biasanya terbuat dari HSS maupun Carbide Tripped. Gigi cutter ada yang lurus maupun ada yang mempunyai sudut, untuk yang bersudut (helix angle) dapat mengarah ke kanan dan ke kiri.

Ada beberapa jenis cutter seperti misalnya :

a. Plain Mill Cutter

Digunakan untuk pengefraisan horizontal dari permukaan datar.

b. Shell End Mill Cutter

Pemotongan dengan menggunakan sisi muka, digunakan untuk pengefraisan dua permukaan yang tegak lurus. Pada cutter ini panjangnya lebih besar dari diameternya dan hal yang harus diingat adalah tidak boleh memasang cutter ini terbalik.

c. Face Mill Cutter

Digunakan untuk pengefraisan ringan (pemakanan kecil). Pisau ini pendek dan mempunyai sisi potong pada bagian yang melingkar dan bagian sisi mukanya, seperti shell mill cutter. Dalam jenis ini ada yang disebut Carbide Tipped.

Face mill cutter, keistimewaan pisau ini adalah tentang kemudahan penggantian sisi potongnya.

d. End Mill Cutter

Pengerjaan pada mesin milling

a. Pengefraisan Sisi, adalah pengefraisan dimana pisau sejajar dengan permukaan benda kerja.

b. Pegefraisan Muka, adalah pengefraisan dimana sumbu pisau tegak lurus dengan permukaan benda kerja.

Metode pengefraisan

a. Climb Mill

Merupakan cara pengefraisan dimana putaran cutter searah dengan gerakan benda kerja. Gaya potong menarik benda kerja ke dalam cutter sehingga faktor kerusakan pahat akan lebih besar. Hanya mesin yang mempunyai alat pengukur keregangan diperbolehkan memakai metode pemotongan ini.

b. Conventional Milling

Merupakan pengefraisan dimana putaran cutter berlawanan arah dengan gerakan benda kerja, pemotongan ini dimulai dengan beram yang tipis dan metode ini digunakan untuk semua jenis mesin frais.

4.3. Alat dan Bahan

a. Milling machine (mesin frais)

b. Jangka sorong / kaliper

c. Pahat alas

d. Kuas

e. Coolant (pendingin)

f. Palu plastik

g. Stopwatch

h. Mistar siku

i. Kikir

j. Kunci tanggem

4.4. Cara Kerja

1. Mempersiapkan semua peralatan yang dibutuhkan dan benda kerja.

2. Mengukur benda kerja dengan menggunakan kaliper dan menghaluskan sedikit permukaannya dengan menggunakan kikir.

3. Mengatur putaran spindel yang sesuai untuk jenis benda kerja.

4. Menempatkan benda kerja yang akan difrais pada meja kerja.

5. Mencari titik permukaan/titik nol dan kemudian melakukan pemakanan untuk masing–masing sisi. Saat pemakanan dilakukan, mata pahat dan benda kerja diberi pendingin, sehingga benda kerja tidak mengeluarkan asap ( benda kerja panas ).

6. Mengatur ketebalan pemakanan.

7. Mencatat waktu yang diperlukan untuk satu kali pemakanan.

8. Mencatat keadaan akhir benda kerja.

lumpur lapindo makin meluap

Liputan6.com, Sidoarjo: Pusat semburan lumpur Lapindo, Jawa Timur, dari pantauan SCTV, Rabu (1/12), kian besar dan bahkan bertambah menjadi tiga titik. Sebelumnya, pusat semburan bercabang dua. Kendati demikian, Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) belum bisa memastikan penyebab berubah-ubahnya semburan tersebut.



Dua titik semburan mengeluarkan asap putih sementara satu semburan hanya memuntahkan lumpur. Mengenai hal ini, BPLS menyebut pertambahan pusat semburan itu sebagai hal biasa. Walau pusat semburan bertambah, volumenya tidak meningkat, masih di angka 15 ribu meter kubik per hari.
 Selama empat tahun, akibat semburan lumpur Lapindo itu, kolam penampungan lumpur telah mencapai lebih dari 700 hektare. Jumlah tersebut mungkin akan terus bertambah.(BJK/YUS)

5 cara sehat ala Rasulullah SAW

Rasul itu dikisahkan hanya sakit dua kali yang pertama karena diracun yang kedua karena mendekati ajalnya


Mengapa beliau bisa se sehat itu mungkin dibawah ini bisa njelasin sedikit

1. Nabi Muhammad SAW selalu bangun menjelang fajar. Selesai shalat tidak tidur lagi tetapi terus memgucapkan zikir, mengaji, serta mencari nafkah. Bangun menjelang fajar memang lebih nyaman daripada bangun setelah terbit matahari karena bisa membuat tubuh kita lebih sehat, nyaman bugar.

2. Nabi Muhammad SAW makan sesudah lapar dan berhenti sebelum kenyang. Beliau makan untuk keperluan hidup, bukan hidup untuk makan.


3. Nabi Muhammad SAW bila marah tanpa emosi. Marah dengan disertai emosi tidak menunjukkan keikhlasan dan kecintaan kepada yang dimarahi. Artinya marah beliau hanya tampak dari wajah, tetapi nurani Rasulullah SAW menunjukkan sikap kasih sayang.

4. Nabi Muhammad SAW tidak pernah minum sambil bernafas. Air yang beliau minum selalu dari wadah yang tertutup. Menurut beliau, air dari wadah yang terbuka mudah terkena debu.

5. Nabi Muhammad SAW tidak menanggapi sesuatu yang menimpa tubuh (sakit) secara berlebihan. Karena bagi beliau, gampang mengeluh menunjukkan sifat tidak sabar.

Menghilangkan Stres dengan Yoyo



Sabtu, 05 Desember 2009


Yoyo bukan hanya sekadar mainan saat duduk di bangku sekolah dasar. Mainan sederhana ini ternyata mampu menjadi perekat antarbangsa.

Gerakan yoyo berputar ke bawah, dilemparkan ke samping, ke depan, kemudian dengan cepat kembali ke tangan. Itulah permainan yoyo. Suatu permainan yang akrab di kalangan anak-anak.

Mainan ini tersusun dari dua cakram berukuran sama. Pada bagian tengah terdapat sumbu sebagai tempat meletakkan benang. Sedangkan ujung benang yang lain biasanya diberikan pengait untuk dipasang pada jari telunjuk.

Dulu bahan yoyo hanya terbatas pada kayu. Namun kini tidak lagi. Selain kayu, ada juga yang dibuat dari logam, plastik, atau campuran keduanya.

Namun yang utama, bahan yang digunakan dalam pembuatan yoyo mesti kuat. Artinya, bisa tahan dari benturan, tidak penyok, dan tahan gores.

Sementara yang dihindari adalah bahan rapuh, karena dapat mengubah struktur dan berat yoyo. Bahan yang sebaiknya dihindari itu antara lain plastik atau kayu yang terlalu ringan.

Belakangan, yoyo tidak hanya dinikmati saat istirahat sekolah. Mainan ini telah menjadi bagian dari kalangan yang tidak dibatasi usia, profesi, bahkan bangsa sekalipun.

Adalah Oke Rosgawa yang mendirikan Yoyo Komunitas Indonesia. Laki-laki 34 tahun ini mengaku baru tertarik pada yoyo pada usia 25 tahun.

Masa kecilnya justru tidak terlalu akrab dengan mainan ini.
”Saya tertarik yoyo saat Indonesia kedatangan juara yoyo dunia, Yo-hans dan Kate Miller,” kata Oke yang saat itu berusia 25 tahun.

Oke berkisah setelah melihat kebolehan dua juara dunia itu, dia mencoba memainkannya. Ternyata Oke menemukan keasyikan tersendiri melalui permainan ini. “Yoyo dapat menimbulkan efek positif bagi pemainnya, seperti menghilangkan stres atau membuat rileks,” ujarnya.

Selain itu, Oke berpendapat bahwa permainan ini dapat dijadikan sebagai barometer untuk mengasah sense (rasa). “Pemain mesti mengetahui kapan melempar dan menarik yoyo kembali,” ujarnya.

Selain itu, permainan ini tergolong permainan yang sarat dengan kreativitas. Tidak hanya membutuhkan keterampilan khusus, pemain juga dapat menggunakan teknologi pada permainan ini.

”Untuk menghasilkan putaran yang lebih cepat pada yoyo, berat tumpuan tali yang berada di tengah mesti lebih ringan daripada di kedua bibir yoyo,” terang laki-laki lulusan dari Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Teknologi Bandung ini lagi. Pengetahuan ini, katanya, diperolehnya dari seorang teman penggemar yoyo di Malaysia.

Oke yang saat ini mengajar ekstrakurikuler yoyo di sebuah SMA di Subang, Jawa Barat, mengatakan dengan segala keunikannya tersebut, Oke kemudian terdorong untuk membentuk komunitas yoyo. Alasan lain yang mendasarinya adalah karena masyarakat Indonesia telah mengenal yoyo sejak lama. Dan mainan ini dianggap sudah membudaya.

Ternyata permainan ini tidak hanya berkembang di Indonesia. Amerika Serikat, Inggris, Jepang, dan Malaysia pun sudah mengenal yoyo sejak lama. Tidak heran jika selama ini banyak kompetisi yoyo yang diselenggarakan secara Internasional.



Berbagi Ilmu

Komunitas Yoyo Indonesia atau yang dikenal dengan Yo-In akhirnya berdiri pada 2005. Anggota yang tergabung dalam komunitas ini kebanyakan adalah pelajar SMA dan perguruan tinggu. Anggota lain yang tergabung dalam komunitas ini adalah anak-anak usia SD, SMP, dan para kolektor. Jumlah anggotanya kini mencapai 500-an orang.


Komunitas Yoyo Indonesia tidak sekadar kumpulan orang-orang yang memiliki hobi yang sama. Tetapi wadah ini sekaligus menjadi tempat berbagi ilmu mengenai yoyo. Pemain saling membagikan trik yang permainan.

Sementara untuk memiliki trik permainan yoyo, pemain mesti memiliki dasar permainan yang kuat, antara lain berupa teknik lemparan ke samping, ke bawah, dan mampu mempertimbangkan lamanya putaran yoyo.

Selain menguasai teknik permainan dasar yoyo, pemain mesti memiliki kreativitas supaya dapat menciptakan teknik-teknik permainan yang beragam. Dengan menguasai teknik permainan dasar, lemparan atau putaran yang dihasilkan akan lebih kuat.

Permainan yang sarat dengan teknik ini, diakui Oke, lebih banyak diminati oleh laki-laki. Anggota perempuan yang tergabung dalam komunitas ini hanya sekitar satu persen dari keseluruhan anggota.

Sebagai suatu permainan yang sarat dengan teknik, desain yoyo memiliki pakem tertentu. Besar dan berat bibir kanan dan kiri yoyo harus seimbang, sedangkan beratnya harus antara 65 sampai 72 gram. ”Ada juga yoyo yang memiliki berat lebih ringan, yaitu 62 gram. Tetapi yoyo yang banyak digemari adalah yang memiliki berat antara 65 sampai 68 gram,” terang Oke yang juga berprofesi sebagai desainer yoyo ini.

Sementara harga yoyo sendiri bervariasi. Untuk para penggemar biasanya harganya berkisar antara 200 ribu sampai satu juta rupiah. Yoyo pada umumnya mudah ditemukan di toko mainan anak-anak. Tetapi untuk yoyo tingkat intermediate atau master, pemain mesti memesannya ke luar negeri.

Komunitas menjadi salah satu tempat untuk mendapatkan yoyo jenis ini. Sebab berbarengan dengan teman yang membutuhkannya, para anggota komunitas dapat memesan yoyo secara bersamaan. Biasanya pemesanan dilakukan melalui Internet.
(din/L-4)

 
Powered by Blogger